E-Commerce in the future ?
Posted by uzan on Jan 16, 2008
Hari gini masih bikin web pribadi ??
knapa ga sekalian ndevelop web dagang aja..?
pertanyaan yg pas utk judul ini, kenapa ngga mbangun web buat jualan aja, yang jelas-jelas bisa bikin untung, atau klo ngga bikin web hobi aja, yg jelas-jelas bisa mbangun komunitas atau web penunjang kerja aja, yg bisa dan biasa dipake di perusahaan or kantor ..
tapi kali ini masih dari bukunya Turban (gilee, aku masih takjub dgn kelengkapan bukunya ini) berjudul Information Technology for Management, 6th ed. Di Chapter 5 nya, dijelaskan tentang perihal web buat dagang.. yg belakangan ini dikenal juga secara awam dgn sebutan E-Commerce, so far yg aku tau ttg e-commerce ya cuma web buat perusahaan or kantor or industry yg pgn menjual jasa atau produk nya ke pemakai level akhir.
dan sekali lagi, aku keliru !! Menurut buku ini, E-Commerce menggambarkan proses pembelian, penjualan, transfer, pelayanan, atau penukaran produk, jasa atau informasi melalui jaringan komputer termasuk internet. Jadi tidak semata-mata menjual dan membeli aja yg terjadi disitu. Dan melalui saduran ini (diambil dari terjemahan oleh Januar Kurniaditama) terlihat bahwa E-Commerce dibagi menjadi:
- Business-to-business (B2B)
Dalam transaksi B2B, kedua penjual dan pembeli adalah organisasi bisnis.- Collaborative commerce (c-commerce)
Dalam c-commerce, partner bisnis bekerja sama (membeli atau menjual) melaui elektronik.- Business-to-consumers (B2C)
Dalam B2C,penjual adalah organisasi, dan pembeli adalah individu.- Consumer-to-consumer (C2C)
Dalam C2C, indidu menjual produk atau servis kepada individu yang lain.- Business-to-business-to-consumers (B2B2C)
Dalam kasus ini sebuah bisnis menjual ke bisnis tapi mengirimkan produk atau servis ke individual consumer, seperti pada kasus Godiva.- Consumer-to-businesses (C2B)
Dalam C2B, consumer mengetahui sebagian produk atau servis yang diperlukan, dan suppliers menyediakan produk atau servis ke consumers.- Intrabusiness (intraorganizational) commerce
Dalam kasus ini sebuah organisasi menggunakan EC secara internal untuk memperbaiki operasinya. Kasus special dikenal B2E(business-to-its-employees) EC, dimana dalam sebuah organisasi mengirimkan produk atau jasa ke karyawannya.- Government-to-citizens (G2C) and to others
Dalam kasus ini pemerintah menyediakan servis ke warga negara melalui teknologi EC. Pemerintah dapat melakukan bisnis dengan pemerintah yanglain (G2G) atau dengan business(G2B).
sementara ini,yang aku tau dan sering menemukan adalah Business-to-consumers (B2C), dimana penjual adalah penyedia produk, dan pembeli adalah individu beneran.. Contohnya hmm, ya seperti ini atau ini. Mungkin di masa yang akan datang muncul kategori-kategori baru e-commerce.. who knows ?
nice posting gan…^_^
terima kasih infonya, silakan mampir yaa ke sini dan jika mau artikel menarik lainnya silakan berkunjung ke sini yaaa…