«
»


Donga, Sinau, Lan Usaha hahaha

Posted by uzan on Mar 12, 2008

Saya menghentikan laju motor sejenak ketika melewati sebuah jalan kecil di sebelah utara Progo, salah satu retail besar di Jogja. Gadget kecil berkode e61i pun tergoda untuk mengabadikan sebuah mural di tembok pinggir jalan itu.

donga-sinau-usahaBeberapa orang berusia senja juga terlihat dalam mural itu sedang menjual apa yg ia mampu jajakan demi memperoleh hasil yang berguna (baca: sesuap nasi).
“Mas, saya titip pesen ya, kalau nanti kamu kerja, kerjalah dengan jujur, tegakkan aturan, jangan lupa sedekah, biar rejekimu barokah..!!”
Ucapan itu terlontar dari seorang karyawan sebuah armada taksi di Bandung. “Saya dulu nggembel mas, tidur di emperan toko, rumah saya adalah Pasar Baru, saya juga pernah jadi preman, tukang minum, kernet angkot, sopir.. Alhamdulillah sekali saat ini saya diberi kepercayaan untuk ngelola lebih dari 400 armada taksi, 800 pengemudi, dan 100 karyawan”, lanjutnya. Saya bisa menjamin bahwa kepercayaan yang ia peroleh saat ini bukan hasil dari pesugihan, praktek kolusi, atau yang lain. Entahlah darimana ia mendapatkannya. Beliau sangat mengecam saya agar tidak sekali-kali merusak kepercayaan orang. Sungguh petuah yang memberi motivasi.
Kali ini, untuk kesekian kalinya saya bertemu dengan orang-orang yang ‘harus’ saya yakini kebenaran ucapannya.. Betapa tidak, ketika dia mengucapkan itu (seakan) saya bisa tau bahwa ini semua tidak kebetulan. Allah SWT mempertemukan saya dgn orang ini dengan maksud tertentu. Ya.. ya bener, ada hikmah yg bisa saya ambil bagi kehidupan di masa yang akan datang. Bersyukur saya tidak perlu tidur di emper toko dan hanya perlu tidur malam di kursi tunggu stasiun Tugu, atau di kursi terminal Umbulharjo (saat itu) untuk menjadi seorang sarjana. Bersyukur karena saya masih dipertemukan dengan pejuang tahun 45 yang mengais rejeki sebagai penambal ban di sebelah Papa Rons Pizza Jogja. Bersyukur karena Allah SWT masih mempertemukan dengan orang-orang yang dari mereka saya bisa belajar menghargai. Menghargai bahwa hidup itu susah !!

Kembali ke mural tadi. Gambar para penjual tersebut juga seakan memperlihatkan bahwa hidup itu ngga mudah. Dan memang demikian adanya. Mereka menjual bunga berbagai rupa, kenapa tidak menjual voucher/pulsa saja yang lebih menguntungkan ? ya karena hanya itu yang mereka mampu peroleh untuk dijual. Mereka tidak punya cukup kemampuan utk menggunakan HP, deposit saldo, dll.. Yang pasti, mereka nggak ngoyo. Mereka berusaha semampu mereka. Dulu, Abah ketika saya merengek minta dibelikan mobil-mobilan, dengan sigap merogoh kantongnya mewujudkan impian saya. Sekarang, Abah perlu berpikir berkali-kali untuk menyanggupi keinginan anak-anaknya. “Sekarang itu susah nak, nggak kayak dulu.. “, itu ucapan seorang ayah yang bisa bikin hati ini terenyuh.
Baik saya maupun anda, (mungkin) sepaham bahwa 3 kunci di atas merupakan hal yang perlu kita lakukan sekarang. Donga, Sinau, Lan Usaha. Berdoa, Belajar, dan Berusaha. Kesan suara gema berikutnya (hahaha..) anggap saja untuk melunakkan pesan yang sebelumnya.

Berdoalah semoga apa yang kita dapatkan selalu mendapat barokah,
Belajarlah semoga apa yang kita alami selalu menjadi ilmu yang bermanfaat,
Berusahalah semoga kita bisa mendapatkan yang kita harapkan.

Seorang ustadz kondang negeri ini (Ust. Yusuf Mansur) pernah berkata :

Allah ~ ikhtiar ~ Allah
Doa ~ ikhtiar ~ Doa
Sabar ~ ikhtiar ~ Sabar
Tawakal ~ ikhtiar ~ Tawakal

Tahap pertama yang perlu dilakukan adalah Berdoa seraya memohon agar diberi kemudahan ketika berusaha, selanjutnya Berusaha (semaksimal mungkin), setelah itu Berdoa lagi seraya berserah diri kepada Sang Khalik atas apa yang telah kita usahakan selama ini. Bersabar ketika menghadapi cobaan, berusaha menghadapi cobaan tersebut, kemudian bersabar lagi dalam menerima keputusan cobaan itu.

6 Comments »

benul bang bon. hidup ini penuh cobaan. kita tetep harus belajar, berusaha, berdoa untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. dan jangan lupa untuk bersyukur apabila kita sudah mendapatkannya. kita sering lupa bersyukur apabila doa kita terkabul.
hidup emang berat sobat tetapi hidup mesti dijalanin. Semua sudah diberikan jalan oleh Allah dan tinggal kita berusaha untuk memahaminya.

March 26th, 2008 | 3:39 pm

gambarnya jernih…, kamera HPmu brp mega pixel??..*halah..komentar g mutu..*

March 27th, 2008 | 9:02 am

“Ya Allah hidupkanlah hati kami agar slalu bisa bersyukur kepada-Mu..”

March 27th, 2008 | 9:09 am

@arief:
Doa yg bagus.. :)
kamera??? cuma 2 MP ajah, thanks rip dah mampir.

March 27th, 2008 | 10:52 am
ruls:

kembangkan…..

August 19th, 2008 | 7:33 pm

@ruls:
thanks ruls dah mampir..

August 26th, 2008 | 10:58 am
Leave a Reply

Comment